Provokasi & Usir Awak Media: Aksi Damai Warga Jambi Berubah Ricuh, Petinggi PT AJC Diduga Terlibat

JAMBI – Suasana aksi warga yang melibatkan masyarakat dari empat kelurahan, yakni Aur Kenali, Banyumas, Penyengat Rendah, dan Mendalo Laut, berubah drastis dari damai menjadi penuh ketegangan. Kericuhan bermula ketika seorang petinggi PT AJC berinisial FDY S.T. diduga melakukan tindakan provokatif yang memancing amarah massa.

Dari rekaman video yang beredar, terlihat FDY berada di dekat pagar lokasi aksi dan memerintahkan stafnya untuk membongkar tenda yang digunakan warga. Tenda itu diketahui milik warga dan menjadi tempat istirahat selama mereka menyampaikan aspirasi. Tindakan itu langsung mendapat reaksi keras dari warga yang hadir.

Situasi semakin memanas ketika adu mulut terjadi antara pihak FDY dengan warga maupun awak media yang sedang bertugas. Warga ERF dan awak media SS terlihat berusaha meredakan suasana dan meminta tidak ada tindakan yang dapat memperburuk keadaan.

Kehadiran awak media di lokasi seharusnya tidak menjadi penghalang, justru mereka menjalankan tugas jurnalistik untuk mendokumentasikan jalannya aksi secara jujur dan terbuka. Namun, dugaan adanya upaya pengusiran terhadap awak media dinilai sebagai bentuk penghalang informasi yang seharusnya diterima publik.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat menelusuri seluruh fakta, termasuk meninjau rekaman video sebagai bukti penting. Seluruh pihak yang terlibat dalam provokasi maupun pengusiran harus dipertanggungjawabkan sesuai hukum yang berlaku, tanpa memandang kedudukan siapapun.

Pihak PT AJC maupun FDY S.T. hingga saat ini belum memberikan pernyataan terkait peristiwa tersebut. Berita ini tetap berpegang pada asas praduga tak bersalah sampai adanya keterangan resmi dari pihak berwenang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *